Jangan Accept Friend Request Sembarangan


One friend request. Ku buka. Nama yang tak ku kenal dan tanpa foto.
Aku biarkan rekuest itu terus bertengger di sudut halaman facebook-ku, hingga akan ku ignore saja sekalian. Bukan aku tak ingin berteman dengan si orang asing itu, tapi aku hanya berhati-hati “bermain” di dunia maya. Toh, jika dia memang temanku, tak perlu menggunakan nama samaran dan tanpa gambar diri.
Social networking semacam facebook atau twitter, buatku, seperti wadah nostalgia bertemu teman-teman lama. Lebih baik lagi sebagai penyambung komunikasi dengan teman-teman baru yang kita kenal di dunia nyata karena kemudahan mengakses internet itu dimana-mana.
Menerima seseorang, terlebih orang asing itu sebagai teman harus siap dengan segala risikonya. Masih mending kalau orang baik, bagaimana kalau berniat jahat. Anggaplah seperti ditawarkan kucing dalam karung, lebih baik tak usah dibeli apabila dibuka ternyata macan yang langsung menerkam kita.*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s