Lima Jam Itu Tak Berarti


GATOT. Gagal total. Aku pun berutang sama abege kelas 4 sd itu.

Aku sudah bisa membayangkan bagaimana rupa anak itu ketika mempersiapkan pakaian renang yang akan ia pakai nanti. Belum lagi cerita sama temen sekolahnya kalau dia diajak teman kerja ayahnya berenang. Waterboom Lippo Cikarang.

Tapi semua itu batal pada menit2 keberangkatan. Aku, saat itu, berfikir betapa kecewanya nih anak setelah tahu kalau acara akhir pekan yang sangat dia tunggu2 itu ternyata batal. Aku semakin merasa bersalah ketika membaca sms-nya. Dia bilang, “Jadi ga? Alya dah nunggu dari PAGI”.

Busyet, dari pagi dia nunggu. Dan aku membatalkannya. Rasa kesalku karena menunggu sampai lima jam, pupus sudah dengan ucapannya itu. Tambah lagi, dia juga bilang, “Ga papa, kapan2 khan juga bisa”.

Sebenarnya, pagi itu aku sudah siap untuk berangkat jalan2 ke waterboom, seperti janjiku pada mereka. Kupikir dua orang tersayang yang akan ikut denganku itu sudah bangun. Nyatanya, jauhhhhhh…

Sejujurnya, aku sudah tak sanggup marah. Kesal, iya. Tapi harus bagaimana selain sabar. Lima jam aku menunggu. Dan aku tak berharap begitu lagi…*

PM : ^menunggu selalu bukan hal yang menyenangkan. Jadi jangan buat orang lain menunggu^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s