Joki Masih “Aman”


Praktik jadi joki ternyata masih aman. Nyatanya Iyet Suriati yang lagi hamil bisa lolos jadi jamaah haji. Dan baru ketahuan hamil pas dia ngelahirin di RS Wiladah, Madinah Saudi Arabia, Jumat (6/11) kemaren.

Padahal kan, yang gw baca di surat kabar, ‘ga boleh perempuan hamil naik haji karena dia tidak boleh divaksin meningitis yang jadi syarat wajib buat jamaah haji. Trus gimana caranya si Iyet bisa lewat tes kesehatan?

Bisa jadi dia pakai joki kan. Bisa juga urine yang dites itu bukan milik dia. Dan gilanya, petugas kesehatan kecolongan.

Bayangan gw, badan Iyet kecil jadi ‘ga kelihatan hamil. Waktu ngelahirin kemarin usia kandungannya sudah 26 minggu. Lalu, waktu dia dites kesehatan, bisa jadi dia bawa urine orang lain di tempat tertentu. Ngambil urine kan dilakukan sendiri di tempat tertutup, so ‘ga bakalan ketahuan kalo dia mindahin urine yang udah dia bawa ke tempat urine yang disediakan petugas kesehatan. Hasilnya, tarrrraaaaaa…dia boleh berangkat.

Miris sekaligus bangga ngeliat usaha Iyet yang berjuang habis-habisan demi bisa berangkat naik haji tahun ini. Iyet beruntung mendapat tiket ke haji tahun ini. Saking pengennya, dia menghalalkan segala cara. Gw ‘ga tahu apa perbuatan Iyet itu akan dikenai sanksi ato ‘ga. Paling2 yang kena tegur negara kita sama Saudi Arabia.

Coba kalo si bayi ‘ga minta brojol, mungkin cerita Iyet yang pakai joki ‘ga bakalan ketahuan.*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s