Hitler Tidak Tewas Bunuh Diri?


Jurnalis Argentina sekaligus pengarang buku ‘Bariloche Nazi’, Abel Basti meyakini Hitler tewas di Argentina pada 1960. Basti mengklaim Hitler melarikan diri dari Jerman menggunakan kapal selam. Bersama belahan jiwanya, Eva Braun, Hitler diyakini menghabiskan hari-hari terakhirnya di sebuah kota bernama Bariloche. Basti mendasarkan klaimnya atas keterangan beberapa saksi.

Kemudian, seperti dikutip laman Salisburypost, 30 Agustus 1999, artikel surat kabar pada 17 Juli 1945, memberitakan Hitler dan Eva braun terlihat di Argentina. Seorang wartawan mengirim cerita dari Montevideo ke Chicago Times — Hitler dan Braun melarikan diri ke Argentina dengan kapal selam. Keduanya hidup di kompleks orang-orang Jerman di Patagonia.

Sementara, klaim bahwa Hitler meninggal di Brazil didasarkan pengakuan anggota NAZI bahwa Hitler meninggal pada 1980 di Brazil.  Brazil diketahui sebagai tempat pelarian para mantan pengikut Hitler. Sebuah makam NAZI bahkan ditemukan di pedalaman Hutan Amazon, lengkap dengan lambang NAZI di nisan yang berbentuk salib.

Sejumlah peneliti Amerika Serikat sebelumnya menyatakan bahwa potongan tengkorak yang disimpan Rusia sebagai Adolf Hitler berjenis kelamin perempuan.Temuan peneliti untuk Program Dicovery Channel itu diragukan Rusia.

Seperti dikutip dari laman Daily Telegraph, Rabu 30 September 2009, pejabat di Moscow mengatakan tidak ada catatan seorang peneliti Amerika Serikat yang datang untuk meneliti potongan tengkorak yang dipercaya milik diktator NAZI, Adolf Hitler.  Tanggapan Rusia itu muncul pasca klaim History Channel documentary mengatakan telah memiliki potongan tulang yang disimpan di Moscow. Tulang sampel itu telah di uji dan hasilnya,menurut peneliti Amerika, tulang itu bukan Hitler, melainkan tulang seorang perempuan berusia di bawah 40 tahun.

Program Discovery itu sedianya akan memperkuat teori bahwa Hitler tidak bunuh diri pada 1945 seperti yang dipercaya selama ini. Vladimir Kozlov, Deputi Direktur Arsip Negara Rusia, mengatakan tidak ada catatan adanya peneliti bernama Nick Bellantoni yang mengambil sampel tulang.  “Tak ada nama Bellantoni dalam empat tahun terakhir,” kata dia. Dalam program History Channel documentary, Bellantoni terlihat memegang sampel yang tampak seperti potongan tengkorak, lalu memindahkan lima bagian kecil dari tengkorak itu untuk diuji laboratorium.

Selama ini Diktator NAZI, Adolf Hitler, dinyatakan tewas setelah menembak dirinya sendiri di lubang perlindungannya di Berlin pada 30 April 1945. Namun, data ini kini dipertanyakan setelah hasil penelitian ahli Amerika yang menyatakan tengkorak yang selama ini diduga Adolf Hitler ternyata berjenis kelamin perempuan.

Seperti dikutip dari laman Daily Telegraph, Senin 28 September 2009, selama tahunan Rusia menyimpan potongan tengkorak itu sebagai artefak dan bukti bahwa pasukan Rusia berhasil menemukan Hitler diantara reruntuhan Berlin.

Namun, program History Channel documentary Amerika Serikat menyatakan tengkorak itu adalah tengkorak perempuan berusia di bawah 40 tahun, bukan Hitler yang dinyatakan meninggal di usia 56 tahun. Dalam kutipannya, seorang ahli arkeologi dan tulang, Nick Bellantoni, mengambil sampel DNA dari tengkorak itu di Moscow. Kemudian, dia membawa sampel itu untuk di uji di University of Connecticut.

Dia dan koleganya meragukan jika potongan tengkorak itu adalah Eva Braun, teman dekat Hitler selama bertahun-tahun. Paslanya, Eva lebih suka bunuh diri dengan sianida, bukan senjata api. Penemuan ini, menguatkan kembali teori konspirasi bahwa Hitler tidak mati pada 1945. Teori ini menyebutkan Hitler berhasil selamat dan terbang ke Amerika Selatan.®

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s