Hore, Persija Boleh Maen di Karawang!


Aku bukan “the jackmania”. Aku suka Persib tapi tidak terlalu nyaman disebut “Vikings” Namun, aku senang saat Persija diizinkan main di Stadion Singaperbangsa Rabu (10/3) mendatang. Ini sama artinya, tak ada alasan Pemkab Karawang menolak Persib saat dijamu Pelita Jaya, April 2010 nanti.

Saat Persib berniat meminjam Stadion Singaperbangsa karena Stadion Si Jalak Harupat diperbaiki, Pemkab Karawang menolaknya. Mereka khawatir ricuh dan merusak gedung-gedung pemerintahan yang ada di sekeliling stadion. Alasan itu pula yang membuat Pemkab Karawang mengulur-ulur terbitnya izin pertandingan Pelita Jaya Vs. Persija nanti.

Pemkab Karawang semula mengajukan opsi “the Jack” dilarang masuk stadion. Tapi, itu justru yang akan jadi pemicu kerusuhan karena “the Jack” tidak diperlakukan manusiawi. Kerusuhan adalah ganjaran yang sepintas. Opsi lain pun kembali didiskusikan. “Kami masih membahas kesiapan nanti,” kata Kepala Kepolisian Resor Karawang Ajun Komisaris Besar Rudi Antariksawan.

Menolak Persija, sama dengan kehilangan uang besar bagi Karawang dan Pelita Jaya. Setiap kali main di siang hari (*tanpa lampu) Pelita Jaya, sesuai kontrak wajib membayar Rp 20 juta setiap pertandingan dan Rp 25 juta pertandingan di malam hari. Sebagian uang tiket pun pasti masuk kas daerah Karawang. Pelita Jaya juga akan kena denda jika tidak bermain di Stadion Singaperbangsa (*home base hingga 5 tahun ke depan) saat laga kandang.

Kepastian baru diperoleh dari Bupati Karawang Dadang S. Muchtar. “Pokoknya mereka boleh main. Tinggal pengamanannya yang diatur. Kesuksesan kita bisa jadi contoh buat daerah lain,” ucap dia.

Opsi hasil godokan panpel Pelita Jaya dengan Polres Karawang membuahkan kesepakatan. The Jack akan dikawal sejak kedatangan. Kendaraan mereka diparkir jauh dari stadion. Beberapa ruas jalan ke gedung-gedung pemerintahan akan ditutup. Dari tempat parkir, mereka akan dikawal dan ditempatkan di tribun selatan.

Formasi yang sama akan diterapkan usai pertandingan. Para penonton di luar tribun selatan akan dipulangkan lebih dulu, sedangkan “the jack” terakhir. Mereka dikawal ke tempat parkir hingga batas wilayah Karawang.

Kalau Persib yang main, sih, enggak ricuh. Aku berharap begitu. Hanya, apa muat Stadion Singaperbangsa dengan kapasitas 6.000 penonton menampung “Vikings”? Mengingat, jarak Bandung-Karawang dan Jakarta-Karawang serta daerah lainnya di Jawa Barat begitu “dekat”.*

P.S. Buat rekans, jangan jadikan aku calo saat Pelita Jaya Vs. Persib, April nanti ya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s