Dipanggil “Teteh” dong!


Sebelum crita soal orang lain, baiknya gue crita pertemuan dengan si suami duluan deh. Jadi membuka memori ke pertemuan 3 tahun silam. Hahaha..

Pertemuan pertama gue sih, dikenalin Eka, wartawan suplemen PR di Karawang sama teman-teman wartawan di Karawang. Nah, dikenalin pula sama si suami deh, Raden Bagja Mulyana. Cuma salaman doang. Gak ada ngobrol-ngobrol. Baru pertemuan kedua, waktu liputan ada demo tuntutan pembebasan tukang minyak tanah yang ditahan ada obrolan. Itu hari pertama gue liputan di Karawang dan masih cengo, terutama dengan panas udara dan kencengnya suara orang Karawang. Sunda kasar, bo!

Tiap demo, gerbang pasti dikunci. Nah, gue di luar aja. Pas di luar, ketemulah ama mantan pacar itu. Dia nyapa, tapi manggilnya pake “teteh”. Gue pikir, mungkin umurnya di bawah gue, secara dong wajahnya gak sesuai umur (*tengok kanan-kiri). ABG gituh..campuran Adi Bing Slamet ama Harry Potter dikit, ha ha! Tapi ternyata, umurnya tiga tahun lebih tua.

Obrolan pun ngalor ngidul, masih dengan pemahaman kalo gue ini lebih tua. Demn, kudu tulis dijidat nih umur, ha ha! Dan ternyata si “teteh” ini jadi istrinya, deh. Masih manggil “teteh”? Gak dong!☺

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s