Plis, Don’t Burn My Heart


Kalau hati terbakar itu rasanya gimana gitu… apalagi kalau dari hati merambah hingga ke leher. Meni ngagogotrok! Namun, rasa terbakar ini hanya terjadi setelah saya hamil. Padahal rasa pedasnya tidak seberapa, tapi dampaknya bisa sampai dua hari, loh!

Saya sempat bingung bagaimana mengobatinya, karena akibatnya membuat saya tidak nyenyak tidur. Tiap satu jam sekali saya terbangun karena rasa panas yang menyeruak dari dada hingga ke tenggorokan. Lalu, iseng-iseng saya mencari tahu penyebab dan solusinya.

Rasa panas di dada atau heartburn adalah suatu kondisi yang dirasakan oleh ibu hamil berupa rasa panas atau terbakar di daerah dada. Tapi hal itu tidak perlu dikhawatirkan karena tidak ada hubungannya dengan gangguan jantung (di awal saya juga sempat berpikir mungkinkah saya memiliki gangguan pada jantung saya). Penyebabnya sendiri, makanan yang sudah berada di lambung terdesak ke arah kerongkongan akibat rahim yang semakin membesar. Akibatnya, timbul iritasi pada dinding kerongkongan, karena makanan sudah bercampur dengan asam lambung yang bersifat asam.

Kemudian, bagaimana cara mengatasinya?

Dalam laman htttp://ayahbunda.co.id disebutkan ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi heartburn di antaranya dengan mengkonsumsi makanan dalam jumlah sedikit, namun sering. Lebih baik makan 5-6 kali dalam porsi kecil daripada tiga kali sehari dalam porsi besar. Selanjutnya, menghindari makanan berlemak, berbumbu tajam, mengandung kafein atau minuman bersoda,  yang dapat memicu heartburn. Cara lainnya, jangan berbaring sehabis makan, tunggulah minimal dua jam setelah makan besar. Anda boleh duduk atau setengah duduk atau jalan-jalan. Terakhir yang bisa dilakukan jika heartburn dirasakan adalah mencoba berbaring dengan posisi dada lebih tinggi dari perut atau dengan meletakkan bantal pengganjal pada bagian punggung. Posisi tidur ini akan menghambat gerak masuknya asam lambung ke kerongkongan.

Sayangnya saya belum mencoba cara-cara itu. Saya hanya menyeruput teh manis panas dan berdoa semoga panas di dada segera mereda. Saya pun bisa tertidur dengan  nyenyak. ***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s