Demi Film?


Seperti biasa, setelah jam 7 malam, #kinan pasti sudah terlelap. Saya pun menghabiskan waktu sambilan menunggu panggilan #kinan minta nyusu dengan berkelana di dunia maya. Ketika berselancar di lini masa twitterland, saya menemukan cuitan @caturatna soal film Perahu Kertas yang ditayangkan di televisi. Saya langsung menanyakan jam berapa penayangannya. Sudah dari jam 7, katanya.

Saya lalu meloncat dari kasur menuju televisi yang ada di balik pintu kamar. Saya ingat @deelestari, sang penulis novel Perahu Kertas pernah berkicau kalau film itu akan diputar di SCTV. Saat saya pindahkan, ternyata sedang iklan. Duduk manis depan televisi dan menunggu iklan berakhir. Saat itu pun tiba, lalu…

#kinan menangis minta susu. Duh, Nan kenapa harus sekarang? Tapi permintaan #kinan tak bisa ditolak. Saya melesat kembali ke kasur. Memberikan apa yang #kinan mau. Pikir saya, kalau sedang tidur dia tidak akan lama kok, menyusunya. Salah besar. Setiap saya berusaha beranjak, sedotan #kinan terus mengencang.

Sambil menyusui, saya curi-curi pandang ke televisi. Saat melesat menuju kasur, saya sengaja melebarkan pintu kamar agar bisa melihat televisi. Tapi sayang, mata saya yang sudah minus tidak mampu menerjemahkan gambar-gambar di layar. Satu-satunya cara memohon #kinan segera menyelesaikan menyusunya. Ahhh..tapi itu anak malah sengaja melama-lamakan menyusunya.

Beberapa kali saya mencoba menarik pelan-pelan dari sedotan #kinan. Tapi, #kinan malah semakin kuat menyedot. Bahkan dia memegang erat pabrik asupan satu-satunya itu. Dia tak rela saya meninggalkan dia demi sebuah film.

Nan, #ambu bukan mau ninggalin kamu. Tapi hanya penasaran film dari novel yang pernah #ambu baca. Saat film ini diputar di bioskop, #ambu kubur dalam-dalam keinginan menontonnya. Kamu lebih penting, nak. Nah, pengorbanan #ambu seakan terbayar ketika film ini ditayangkan di televisi.

Saya bisikan kata-kata itu sambil menyusui #kinan. Seakan mengerti, dia pun melepas sedotannya. Terima kasih Nan! Saya pun hanya ingin menontonnya tanpa perlu berperan jadi hakim atau komentator untuk film ini. ***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s