Perbuatan Kriminal Pertama


Hari ini usia Kinan tepat delapan bulan. Tapi kali ini saya tidak ingin cerita soal Kinan dulu ah. Saya ingin cerita soal kenangan saya dengan Bapak. Saya bercerita tentang Bapak di tanggal kepergiannya setiap bulan pasti tidak akan habis. Terlalu banyak cerita soal Bapak yang selalu teringat.

Saya menghabiskan waktu bersama Ema sejak kelas 1 hingga 2 sekolah dasar di Cangkuang, Kab. Bandung. Bapak menengok saya seminggu sekali. Biasanya Bapak datang setelah kerja malam. Maklum Bapak kan buruh pabrik yang kerjanya tiga shift. Pagi, siang, dan malam, lalu libur.

Uang untuk kebutuhan Bapak setiap minggunya dipatok Rp 5 ribu. Nah entah bagaimana ceritanya deh, hari itu waktu Bapak datang, saya punya ide gila. Bisa dibilang ide jahat. Saya mengambil atau lebih tepatnya mencuri uang dari saku Bapak sebesar Rp 50. Waktu itu celana Bapak digeletakkan di atas kasur.

Bapak entah tidak tahu atau sudah tahu kalau ada uangnya yang hilang. Tapi dia tidak berkata apa-apa. Sesaat saya tenang.

Esoknya waktu pulang sekolah saya berkeringat dingin. Was-was. Saya penasaran darimana guru saya tahu bahwa saya mencuri. Karena saat pelajaran PMP, eh, yang dibahas soal mencuri. Ampun deh!

Maaf ya Pa! Ampun Pa! Moal-moal deui ah! Sieun ningan, hehe. *

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s