Malam Mingguan Di Grapari Dago


Malam-malam gini nangkring di Grapari Dago yang buka 24 jam. Ceritanya mau bantuin papah mertua yang kehilangan sim card. Agak bingung juga ceritanya bagaimana.

Sederhananya, ponsel si papah dipinjem orang. Terus, ponselnya ketinggalan. Dicari ke lokasi, setelah dipaksa, si juru parkir mengaku “menyimpankan”. Tapi, kartunya sudah raib kemana.

Suami sudah buat surat kehilangan. Terus, datang ke Grapari. Tapi karena itu bukan atas nama dia, maka si papah yang harus datang. Papah enggak mau. Alasannya, si peminjam ponsel mau bertanggung jawab dengan mengantar menyelesaikan urusan kartunya itu. Seperti yang kami lakukan.

Cara sederhana tanpa membawa papah, ya, dengan membuat surat kuasa. Jadilah kami terdampar di sini. Tapi, yang penting kartu kelar.

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s