Nasi Pecel Warung Opera Jawa


Sekali-kali, kita cerita soal makanan, ya! Kebetulan saya sedang terjebak di kantor dan di luar hujan demikian deras. Saya pun jadi malas menerobos hujan walaupun membawa payung sekadar memesan nasi goreng.

Karena lapar, maka tak ada larangan untuk berimajinasi tentang makanan. Mudah-mudahan perut jadi kenyang setelah berimajinasi.

Nasi Pecel plus dadar telor Warung Opera Jawa

Nasi Pecel plus dadar telor Warung Opera Jawa

Satu waktu, saya mampir ke Warung Opera Jawa (WOJ) yang ada di Jln. Moh. Ramdan. Pertama kali datang, karena keperluan liputan. Saat itu saya liputan tentang Garang Asem. Pemilik menawari saya mencoba rawon. Saya tidak suka dengan rawon karena tampilannya. Soal rasa, jujur, sekalipun tak pernah saya mencicipinya.

Namun, saat mencoba, meskipun warna kuahnya pekat, rasanya, sih, tidak beda dari soto yang biasa saya makan alias enak. He.. he …, nyatanya, saya ketagihan mencoba rawon di tempat asalnya, Surabaya. Lebih enak karena dibayarin.

Menu lain yang dicoba saat datang kedua kalinya ke WOJ, adalah nasi pecel plus dadar telor. Karena lapar juga, pastinya lahap sekali saya memakannya. Pokoknya inilah makanan sehat, ha.. ha..!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s